Senin, 04 Mei 2009

1 Masalah + 1 Masalah = 2 Solusi

Saya laki laki berumur 30 tahun dan saya hobi banget dengan game petualangan. Sejak di bangku kuliah sekitar 6 tahun yang lalu nge-game menjadi hobi yang hampir tidak pernah saya lewatkan, hampir setiap hari. Sehari saya bisa duduk di depan computer lebih dari 6 jam, hanya untuk bersenang senang dengan game favorit saya. Apalagi kalau libur kuliah, pasti kesampaian main game dari pagi sampai pagi lagi.

Setelah menikah hobi itu masih terus berlanjut. Kebetulan saya tinggal di kost dan istri saya tinggal bersama orang tuanya di daerah, jadi saya masih tetap bisa dengan bebas nge-game setiap hari sampai malam. Setiap hari mata saya tidak pernah lepas dari monitor PC. Belum lagi pekerjaan saya di Bank swasta sebagai MIS yang tugasnya tidak lain hanya berkutat dengan laporan dan pengolahan data EXCEL. Di kantor, di kost tidak pernah lepas dari yang namanya computer dan bahkan waktu libur saya masih sempat begadang sampai pagi di warnet untuk berselancar sesuka hati saya.

Dari kebiasaan dan hobi inilah akhirnya saya menderita migrain selam 3 tahun terakhir. Hampir tiap hari saya menderita sakit migrain yang tidak ketulungan, minimal 3-4 jam sehari saya menderita sakit yang luar bisa. Saking sakitnya sampai sampai mata sebelah kira terus mengeluarkan air mata bahkan harus saya tutupi karena terasa sakit untuk melihat apalagi terkena cahaya. Saya sudah coba periksakan ke Dokter spesialis mata, saya khawatir kalau ada masalah dengan mata saya, tapi hasilnya mata saya baik baik saja, Dokter bilang mata saya hanya terlalu lelah saja karena radiasi computer. Bagaimana tidak, setiap hari saya melototi computer sampai 15 jam termasuk saat kerja di kantor.

Rileksasi syaraf mata dengan memperbanyak tidur ternyata belum menyelesaikan masalah. Penyakit saya masih saja kambuh setiap hari. Saya pun mencoba alternative dengan pijat refleksi dan pijat urat. Tapi tetap saja masih belum ada perubahan. Jamu, obat dan suplemen mulai saya konsumsi dan berharap ada perubahan pada saya. Tapi semuanya tambah kacau. Bagaimana tidak..? dengan konsumsi suplemen badan saya terasa lebih fit dan saya malah nongkrong nge-game dan ngenet jauh lebih gila lagi. 2 hari 2 malam tidak tidur…sudah menjadi hal yang wajar bagi saya.

Awal tahun 2009, facebook bagi saya merupakan hal baru yang masih hangat untuk terus ditongkrongi. Dari nge-game, hobi saya beralih menjadi nge-net. Hampir setiap pulang kerja saya tidak pulang ke kost tapi langsung meluncur ke warnet langganan sampai jam 2 pagi. Karena kecapaian, setiap masuk kamar kost saya langsung tidur tanpa ganti baju apalagi gosok gigi sebelum tidur. Sehari… dua hari…masih belum terasa ada perubahan dengan kondisi saya.
Setelah kebiasaan pulang pagi dan lupa menggosok gigi sebelum tidur itu berlangsung kurang lebih 1 bulan, saya mulai sering merasakan sakit gigi. Terakhir adalah 2 bulan yang lalu, bahkan gusi saya sampai bengkak karena infeksi.

Menurut doker ada dua gigi saya yang bermasalah dan solusinya adalah satu gigi harus dicabut karena kerusakannya sudah parah dan satu gigi lagi masih bisa ditambal. Oke…saya nurut saja apa kata dokter yang penting saya sembuh. Semua proses berlangsung selama kurang lebih seminggu. Rasa sakit yang benar benar sangat menyiksa selama satu minggu itu. Bagaimana tidak, yang saya rasakan bukan hanya sakit gigi tapi juga migrain. Setelalah semuanya selesai, satu gigi saya sudah dicabut dan satu gigi lagi ditambal, saya masih terus melakukan aktifitas sehari hari di kantor dan di rumah/kost. Tapi satu hal yang masih belum berubah juga, yaitu nge-net. Semuanya masih saja berjalan seperti biasa. Berangkat ke kantor jam 7 pagi, pulang kantor jam 6 sore dan langsung ke warnet terus pulang istirahat jam 1 atau jam 2 pagi.

Saya lalui hari hari saya, saya nikmati semuanya. Dan pada pada suatu hari teman saya dengan isengnya bertanya pada saya dengan pertanyaan konyol “ kok tumben jam segini kamu belum migrain..?”. Ya..pertanyaan pendek, lucu dan konyol membuat saya jadi terusik untuk melihat kebelakang hari hari yang saya lewati selama 3 minggu terakhir. Ya…ada perubahan yang sangat drastis yang saya tidak menyadari…..bahwa saya sudah tidak migrain lagi…ya..ya…saya tidak migrain lagi.
Selang satu minggu setelah teman saya melontarkan pertanyaan konyol itu, saya kembali ke dokter gigi untuk melakukan check up ulang. Ternyata semuanya baik baik saja. Saya juga mendapat penjelasan pendek dari dokter gigi yang cantik itu bahwa gigi yang tidak sehat bisa bisa menyebabkan banyak penyakit menahun, minimal gampang pusing.

Benang merah sudah bisa dibentang. Sakit migrain saya hanya disebabkan gigi saya yang berlubang yang tidak terawat yang menyebabkan migrain karena sensasi syaraf pada gusi ke kepala. Kalau misalnya saya tidak menderita sakit gigi waktu itu, mungkin saya tidak pernah periksa ke dokter gigi dan mungkin juga sakit migraine saya tidak akan sembuh. Terima kasih Tuhan karena telah Kau berikan aku satu penyakit untuk menemukan obat dari penyakit yang lain. Terima kasih Tuhan karena telah Kau berikan aku satu masalah yang di dalamnya ada dua solusi sekaligus. Satu masalah dating hanya untuk menyelesaikan masalah yang lain yang datang lebih dulu sebelumnya.

1 komentar: